
FOREX AKUN LEGAL Wonosari
Apa yang menjadi pertimbangan Bapak/Ibu tatkala menunjuk agency forex? Lowest spread? Komisi per lot? Layanan?
Lazimnya salah satu urusan di atas adalah berubah pertimbangan orang dlm menapis broker. Tetapi umumnya yg betul-betul diperhatikan yakni spread dengan komisi.
FOREX AKUN LEGAL Wonosari
Spread Rendah
Kebanyakan pemain mencita-citakan transaksi trading dengan spread yg serendah mungkin.
Spread yang ketat lbh diminati karena bakal “mengejar” BEP (break event point) untuk transaksi yang Pembaca untuk relatif bakal menjadi lebih kecil. Misalnya spread untuk EURUSD yakni 0.3 pip (0.00003 point).
Contohnya, Anda menjalani transaksi buy EUR/USD di nilai 1.16100 (Bid)/1.16103 (Ask), dan sampai-sampai transaksi tsb bakal dieksekusi di nilai 1.16103 (harga Ask). Pada waktu itu juga Bapak/Ibu bakal menemukan floating rugi sebesar spread yg berlaku waktu itu, merupakan minus 0.3 pip (0.00003 point). Dalam pengetahuan saya, 0.3 pip tidak mesti masa yg lama. Di market Asia mungkin cuma secepat Agan berhitung 1 batas 3 saja, apalagi jika market Eropa serta Amerika, akan extra cepat lagi.
Mo berlainan ceritanya k'lo spread yg berlaku selebar – misalnya – 3.0 pips. Selagi Bapak/Ibu buy di price 1.16100 (Bid)/1.16130 (Ask), maka Jurangan harus menunggu value naik terendah sejauh 30 pips buat sanggup BEP.
Apakah Kamu berpikiran semacam itu? Mari kita pikir lagi.

Enggak Sekedar Spread
Oke, Boss mungkin sudah mendapatkan penghubung pedagang dgn spread yg ketat. Tetapi apakah itu satu-satunya perihal yang esensial dilihat?
Kamu pasti paham bahwa market mata uang itu berkarya dalam format “24 x 5”; 24 jam dlm sehari, 5 24 jam dalam seminggu. Maka dari itu pastikan Pembaca juga memisah-misahkan calo yang memliki fasilitas “24×5” juga buat para nasabahnya, supaya Agan tidak serius hingga kebingungan seandainya menghadapi urusan teknis dlm trading.
Seiring semakin hebatnya teknologi, chatting sudah tak berubah persediaan asing lagi. Fasilitas “Live Chat” juga sebaiknya dimiliki oleh broker. Pastikan Bapak/Ibu menyeleksi calo yang memperoleh fasilitas seperti itu.
